UNIVERSITAS PATTIMURA

Hallo Guys Selamat Datang Di Blog Saya

Jumat, 22 Desember 2023

ENSIKLOPEDIA MATEMATIKA

 


Agar tidak adanya kesalahpahaman dalam istilah-istilah matematika yang digunakan dalam materi yang disajikan, berikut ini adalah penjelasannya:


NO

KATA

ARTI

HIMPUNAN

1.

Himpunan

Kumpulan objek atau elemen yang memiliki karakteristik atau sifat yang sama

2.

Unsur/Anggota

Objek yang termasuk dalam himpunan

3.

Himpunan kosong

Himpunan yang tidak memiliki unsur apa pun, umumnya dilambangkan dengan simbol φ atau {}

4.

Himpunan universal

Himpunan yang terdiri dari semua objek yang sedang dibahas, umumnya dilambangkan dengan simbol U

5.

Himpunan bagian

Himpunan yang terdiri dari beberapa, atau bahkan seluruh, unsur dari himpunan lain yang lebih besar

6.

Subset

Himpunan bagian yang terdiri dari beberapa, atau bahkan seluruh, unsur dari himpunan lain yang lebih besar

7.

Himpunan berhingga

Himpunan yang memiliki jumlah terbatas dari unsur

8.

Himpunan tak berhingga

Himpunan yang memiliki jumlah tak terbatas dari unsur

9.

Gabungan

Himpunan yang terdiri dari semua unsur yang termasuk dalam setidaknya salah satu dari dua himpunan yang diberikan, dilambangkan dengan simbol

10.

Irisan

Himpunan yang terdiri dari semua unsur yang termasuk dalam kedua himpunan yang diberikan, dilambangkan dengan simbol ∩.

11.

Komplemen

Himpunan yang terdiri dari semua unsur yang tidak termasuk dalam himpunan yang diberikan, dilambangkan dengan simbol ' atau

12.

Diagonal

Himpunan yang terdiri dari semua elemen yang memiliki hubungan utama dengan dirinya sendiri dalam suatu himpunan, biasanya digunakan dalam matematika dengan konsep himpunan bilangan.

BILANGAN BULAT

1.

Bilangan Bulat

Angka yang tidak memiliki pecahan atau desimal. Bilangan bulat termasuk bilangan positif (+), negatif (-), dan nol (0)

2.

Bilangan Positif

Bilangan bulat yang lebih besar dari nol

3.

Bilangan Negatif

Bilangan bulat yang lebih kecil dari nol

4.

Nol

Bilangan bulat yang menunjukkan ketiadaan nilai atau suatu titik acuan

5.

Nilai Mutlak

Nilai absolut suatu bilangan tanpa memandang apakah bilangan tersebut positif atau negatif

6.

Operasi Penjumlahan

Operasi matematika untuk menggabungkan dua atau lebih bilangan menjadi satu bilangan yang disebut hasil penjumlahan

7.

Operasi Pengurangan

Operasi matematika untuk mengurangi satu bilangan dari bilangan lainnya, menghasilkan selisih antara keduanya

8.

Operasi Perkalian

Operasi matematika untuk menggandakan atau memperbanyak jumlah bilangan secara berulang kali

9.

Operasi Pembagian

Operasi matematika untuk membagi jumlah tertentu menjadi kelompok yang setara

10.

Pembulatan

Proses menentukan bilangan bulat terdekat yang mendekati bilangan pecahan atau desimal

11.

Urutan

Susunan bilangan dalam suatu barisan atau deretan yang berurutan

12.

Rentang

Selisih antara bilangan terbesar dan bilangan terkecil dalam suatu himpunan bilangan

POLA BILANGAN

1.

Pola bilangan

Suatu urutan angka yang mengikuti aturan tertentu atau mempunyai aturan perubahan tertentu antara satu angka dengan angka berikutnya

2.

Barisan aritmetika

Barisan angka dimana perbedaan antara setiap pasangan angka berturut-turut adalah konstan

3.

Barisan geometri

Barisan angka dimana setiap angka diperoleh dengan mengalikan angka sebelumnya dengan suatu konstanta yang sama

4.

Suku ke-n

Angka ke-n dalam suatu barisan angka

5.

Pola perulangan

Pada suatu urutan angka, kemunculan pola tertentu secara berulang

6.

Bilangan Fibonacci

Serangkaian angka dimana setiap angka adalah hasil penjumlahan dari dua angka sebelumnya dalam seri

7.

Deret aritmetika

Jumlah semua suku dalam barisan aritmetika

8.

Deret geometri

Jumlah semua suku dalam barisan geometri

TEOREMA PYTHAGORAS

1.

Teorema Pythagoras

Menyatakan bahwa dalam segitiga siku-siku, kuadrat panjang sisi miring (hipotenusa) sama dengan jumlah kuadrat panjang kedua sisi yang tegak lurus.

2.

Segitiga Siku-siku

Segitiga yang memiliki satu sudut siku-siku (90 derajat)

3.

Hipotenusa

Sisi terpanjang dalam segitiga siku-siku, berada di sisi yang berlawanan dengan sudut siku-siku

KESEBANGUNAN & KEKONGRUENAN

1.

Kongruen

Dua bangun dikatakan kongruen jika memiliki ukuran dan bentuk yang sama

2.

Sisi kongruen

Sisi-sisi yang memiliki panjang yang sama pada dua bangun kongruen

3.

Sudut kongruen

Sudut-sudut yang memiliki ukuran yang sama pada dua bangun kongruen

4.

Bangun kongruen

Bangun-bangun yang memiliki ukuran dan bentuk yang sama

5.

Kesebangunan

Dua buah bangun datar dapat dikatakan sebangun apabila panjang setiap sisi pada kedua bangun datar tersebut memiliki nilai perbandingan yang sama

PERSAMAAN KUADRAT

1.

Persamaan Kuadrat

Persamaan yang memiliki bentuk umum y = ax^2 + bx + c, di mana a, b, dan c adalah konstanta dan a ≠ 0

2.

Diskriminan

Dalam persamaan kuadrat, diskriminan merupakan ekspresi b^2 - 4ac yang digunakan untuk menentukan sifat dan jumlah solusi persamaan kuadrat

3.

Akar-akar Persamaan Kuadrat

Nilai-nilai x yang memenuhi persamaan kuadrat dan membuatnya bernilai nol. Akar-akar persamaan kuadrat dapat ditentukan dengan menggunakan rumus kuadrat atau melalui faktorisasi

4.

Persamaan Kuadrat Tereduksi

Persamaan kuadrat yang sudah difaktorkan menjadi bentuk tereduksi

5.

Realitas Akar

Persamaan kuadrat memiliki akar-akar real jika diskriminan non-negatif (diskriminan ≥ 0)

EKSPONEN & LOGARITMA

1.

Eksponen

Eksponen adalah bilangan yang digunakan untuk menunjukkan berapa kali suatu bilangan (yang disebut sebagai dasar) akan dikalikan dengan sendirinya

2.

Logaritma

Logaritma adalah fungsi invers dari eksponen. Logaritma berguna untuk menentukan eksponen yang diperlukan untuk mencapai nilai tertentu

NILAI MUTLAK

1.

Nilai Mutlak

Jarak bilangan dari nol pada garis bilangan

2.

Bilangan Absolut

Bilangan tersebut hanya memiliki nilai positif, atau perlu diambil dalam bentuk non-negatif

3.

Fungsi Nilai Mutlak

Sebuah fungsi matematika yang menghasilkan nilai absolut dari suatu bilangan

4.

Pertidaksamaan dengan Nilai Mutlak

Inequalities yang melibatkan nilai mutlak dalam satu atau kedua sisi pertidaksamaan

POLINOMIAL

1.

Polinomial

Ekspresi matematika yang terdiri dari variabel dan koefisien yang dihubungkan oleh operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian eksponen

2.

Derajat Polinomial

Derajat tertinggi dari semua suku dalam polinomial

3.

Suku

Bagian yang membentuk polinomial. Setiap suku terdiri dari suatu konstanta atau variabel yang diangkat ke suatu pangkat

4.

Suku Monomial

Suku polinomial yang terdiri dari satu variabel yang diangkat ke pangkat tertentu atau sebuah konstanta

5.

Suku Binomial

Suku polinomial yang terdiri dari dua suku monomial yang dihubungkan oleh operasi penjumlahan atau pengurangan

6.

Suku Trinomial

Suku polinomial yang terdiri dari tiga suku monomial yang dihubungkan oleh operasi penjumlahan atau pengurangan

7.

Koefisien

Angka yang menggandai suku variabel dalam polinomial

8.

Akar Polinomial

Nilai yang memenuhi persamaan polinomial saat variabelnya sama dengan nol

9.

Polinomial Irasional

Polinomial yang memiliki akar yang tidak dapat diwakili sebagai pecahan dari dua bilangan bulat

LOGIKA MATEMATIKA

1.

Logika proposisional

Cabang logika matematika yang berkaitan dengan pernyataan yang dapat bernilai benar atau salah

2.

Konjungsi

Operasi logika yang menghasilkan hasil benar hanya jika kedua pernyataan yang dikonjungkan benar

3.

Disjungsi

Operasi logika yang menghasilkan hasil benar jika salah satu atau kedua pernyataan yang disjungsi benar

4.

Implikasi

Hubungan logika antara dua pernyataan yang mengatakan bahwa jika pernyataan pertama benar, maka pernyataan kedua juga benar

5.

Ekivalensi

Hubungan logika antara dua pernyataan yang menyatakan bahwa keduanya sama-sama benar atau keduanya sama-sama salah

6.

Negasi

Operasi logika yang menghasilkan kebalikan dari nilai kebenaran pernyataan yang diberikan

7.

Argumen

Serangkaian pernyataan yang terdiri dari satu atau lebih premis dan kesimpulan yang didasarkan pada premis tersebut

8.

Hukum De Morgan

Aturan untuk mengubah negasi dari disjungsi atau konjungsi pernyataan

9.

Aljabar Boolean

Cabang matematika yang berhubungan dengan operasi logika dan perhitungan menggunakan nilai kebenaran (benar/salah)

10.

Tautologi

Pernyataan logika yang selalu benar, tidak ada situasi di mana pernyataan tersebut bisa salah

11.

Kontradiksi

Pernyataan logika yang selalu salah, tidak ada situasi di mana pernyataan tersebut bisa benar

TRANSFORMASI GEOMETRI

1.

Titik

Elemen terkecil dalam ruang yang tidak memiliki dimensi

2.

Titik pusat

Titik yang menjadi pusat rotasi atau refleksi pada transformasi geometri

3.

Garis

Sekumpulan titik yang berjajar tanpa ujung

4.

Garis refleksi

Garis yang menjadi sumbu refleksi dalam transformasi geometri

5.

Garis simetri

Garis yang membagi objek menjadi dua bagian yang sama persis

6.

Transformasi geometri

Pergeseran, refleksi, rotasi, atau dilatasi bentuk geometri

7.

Pergeseran (translasi)

Transformasi geometri yang menggeser objek dalam ruang, tetapi tidak mengubah orientasinya

8.

Refleksi

Transformasi geometri yang mencerminkan objek melalui sumbu atau garis refleksi tertentu

9.

Rotasi

Transformasi geometri yang memutar objek sekitar titik pusat tertentu dengan sudut tertentu

10.

Dilatasi

Transformasi geometri yang mengubah ukuran objek dengan faktor skala tertentu

STATISTIKA

1.

Data

Informasi yang dikumpulkan atau diukur dalam sebuah penelitian atau pengamatan

2.

Variabel

Karakteristik atau sifat yang diamati dalam data yang dapat berubah atau bervariasi

3.

Populasi

Sekumpulan individu, objek, atau peristiwa yang memiliki karakteristik yang sama dan merupakan fokus dari penelitian statistik

4.

Sampel

Sebuah subset yang dipilih secara acak dari populasi yang digunakan untuk mewakili populasi secara keseluruhan dalam penelitian statistik

5.

Frekuensi

Jumlah kemunculan atau kejadian suatu nilai atau kelompok nilai dalam kumpulan data

6.

Distribusi

Cara nilai-nilai dalam kumpulan data tersebar atau terdistribusi

7.

Rata-rata (mean)

Nilai tengah dalam sebaran data, diperoleh dengan menjumlahkan semua nilai data dan membaginya dengan jumlah total data

8.

Median

Nilai tengah dalam sebaran data ketika data diurutkan dari terkecil hingga terbesar

9.

Modus

Nilai atau nilai-nilai yang muncul paling sering dalam kumpulan data

10.

Range

Selisih antara nilai maksimum dan minimum dalam data

11.

Deviasi Standar

Pengukuran variabilitas atau penyebaran data yang menggambarkan sejauh mana data tersebar di sekitar rata-rata

12.

Koefisien Korelasi

Pengukuran statistik yang menggambarkan kekuatan dan arah hubungan linier antara dua variabel

13.

Regresi

Metode statistik yang digunakan untuk memahami dan memodelkan hubungan antara dua atau lebih variabel

14.

Probabilitas

Ukuran bagi kemungkinan terjadinya suatu peristiwa dalam konteks statistika

15.

Distribusi Normal

Distribusi data yang simetris dan berbentuk lonceng (bell-shaped distribution), sering digunakan dalam analisis statistik

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar