Apa yang terlintas dipikiran kamu kalo denger kata transformasi?
Ada yang langsung kepikiran film transformers atau mungkin lagi mikirin transformasi ulat menjadi kupu-kupu.
Secara nggak sadar, kedua hal tadi berhubungan loh sama materi yang kita bahas kali ini. Contohnya, ulat yang berubah menjadi kepompong lalu berubah lagi menjadi kupu-kupu. Trus, kalo transformer sama juga sih. Jadi, sebuah mobil yang berubah menjadi robot berukuran besar.
Nah, dari kedua hal itu kita bisa tau deh arti dari transformasi, yaitu perubahan (bisa perubahan posisi atau ukuran ya). Terus, arti geometri apa dong? Geometri itu sesuatu yang berhubungan sama titik, garis atau bidang. Jadi, bisa disimpulkan nih bahwa transformasi geometri adalah suatu perubahan posisi atau ukuran pada titik, garis atau bidang. Misalnya, posisi awal (x,y) ketika mengalami transformasi posisinya menjadi (x’,y’).
Jenis-jenis
Transformasi Geometri ada 4:
1. Translasi
atau pergeseran
2. Refleksi
atau pencerminan
3. Rotasi
atau perputaran
4. Dilatasi
1.
Translasi
atau pergeseran
Translasi
biasanya disimbolkan dengan T. Translasi ini punya jarak dan arah, intinya
sih translasi itu cuma menggeser titik/bidang sepanjang garis lurus dengan
arah dan jarak dan tidak mengubah ukuran sama sekali ya.
Biasanya
suatu soal akan menanyakan titik bayangan dari hasil translasi, rumusnya cukup
mudah loh.
Beneran
gampang kan? kamu tinggal menjumlahkan koordinat titik awal dengan
translasinya. Setelah itu kamu dapetin titik koordinat bayangan A’(x’,y’).
2.
Refleksi
atau Pencerminan
Konsep dari refleksi atau pencerminan ini sama aja dengan sifat di cermin datar.
Sifat-sifat
refleksi:
- Cermin menjadi titik tengah antara bayangan dan benda asli
- Jarak titik asal dengan cermin = jarak cermin dengan bayangan
- Garis yang menghubungkan benda asli dengan bayangannya, akan
berpotongan tegak lurus dengan cerminnya.
Suatu
titik atau bidang bisa direfleksikan sumbu x atau y, bisa juga terhadap titik
asal, atau garis.
3.
Rotasi atau
perputaran
Coba
sebutin benda-benda yang berotasi? Duh, banyak banget ya pasti. Ada jarum jam,
roda kendaraan, sampai planet di angkasa juga berotasi. Prinsip jenis
transformasi ini sebenarnya sama ya dengan benda-benda yang berputar di
sekeliling kita.
Rotasi
itu artinya suatu perubahan posisi titik atau bidang dengan cara diputar dengan
suatu titik pusat dan sudut tertentu. Ini nih yang khas dari rotasi, dia
berpatokan pada sudut untuk mengubah posisi titiknya. Harus diinget nih, setiap
terjadi rotasi, objek atau bidang ukuran dan bentuknya akan selalu sama, nggak
berubah-ubah ya.
Eits,
tapi kamu harus perhatikan unsur dari rotasi. Apa sih unsur dari rotasi?
Nah
rotasi itu memiliki arah dan besar sudut.
Kalo searah
jarum jam (sudut akan bernilai negatif)
Kalo berlawanan
arah jarum jam (sudut bernilai positif). Jangan kebalik ya!
Next,
kita bahas jenis transformasi terakhir yaitu dilatasi.
4.
Dilatasi
Biasanya
saat listrik di rumah padam, terus kamu nyalain senter dan mengarahkan ke
tangan, pasti ada bayangan yang terbentuk. Bayangannya berukuran lebih besar
dari tangan kita normalnya.
Nah,
tanpa disadari perilaku kita itu berkaitan dengan dilatasi, atau bisa dibilang
tangan kita didilatasi. Wihh kedengarannya matematis banget tuh ya, hahaha! Tau nggak
sih? dilatasi itu jenis transformasi yang paling beda dari ketiga jenis
transformasi lainnya. Tau nggak kenapa?
Dari
segi definisinya aja, dilatasi adalah suatu transformasi yang mengubah
ukuran suatu objek atau benda, bisa memperbesar atau memperkecil. Kalo
jenis transformasi sebelumnya kan yang berubah hanya posisinya, nah kalo hasil
dari dilatasi posisi sama ukurannya yang berubah. Eits, tapi bentuknya tetap
sama ya.
Unsur dilatasi yang harus kamu perhatikan, ada 2 nih:
a. Pusat dilatasi atau titik acuan. Kalo dari ilustrasi di awal tadi sih, senter itu adalah pusat dilatasinya.
b. Faktor skala biasa disimbolkan dengan k. Maksudnya adalah faktor yang menyebabkan hasil dilatasi memperbesar atau memperkecil objek aslinya.
Kamu bisa liat rumusnya di bawah ini ya! Kamu pahami dulu, nanti
kita bahas soal-soal dari jenis transformasi ini.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar